Liburan ke Arab Saudi 2026: Visa & Itinerary Riyadh + Jeddah

Terakhir diperbarui: 2026-09-15

Liburan ke Arab Saudi 2026: Visa & Itinerary Riyadh + Jeddah

Jam setengah tiga pagi, aku menatap daftar negara yang bisa mengajukan eVisa turis di situs visa resmi Arab Saudi, isinya 60-an negara. Aku telusuri dari Amerika Utara sampai Oseania. Di kolom Asia ada Jepang, Korea Selatan, Malaysia, juga China (termasuk Hong Kong dan Makau), tapi tidak ada Taiwan, negara paspor aku. Kalau kamu pegang paspor Indonesia, coba cek juga: Indonesia pun tidak ada di daftar itu.

Awalnya aku sempat mengira rencana ini harus berhenti di langkah pertama. Belakangan baru sadar, tidak ada di daftar bukan berarti tidak bisa dapat visa, hanya jalurnya yang berbeda, dan jalur untuk paspor Indonesia juga beda dengan jalurku. Yang sebenarnya bikin aku berhenti dan mikir ulang justru ada di halaman lain: peringatan perjalanan. Artikel ini mulai dari situ, lalu membahas visa, penerbangan dari Jakarta, dan cara membagi hari antara Riyadh dan Jeddah, satu per satu untuk kamu yang baru pertama kali ke sana.

Kesimpulan dulu: visa ada jalannya, tapi untuk sekarang aku cuma pesan yang bisa dibatalkan

Singkatnya ada tiga hal. Pertama, paspor Indonesia tidak masuk grup eVisa turis biasa; data resmi Visit Saudi menaruh Indonesia di grup "Visa by Package", dan ada juga jalur lain seperti pusat layanan visa Tasheer. Kedua, soal peringatan perjalanan, halaman Safe Travel Kemlu untuk Arab Saudi yang aku buka tidak menampilkan level yang bisa aku baca, sementara pemerintah lain seperti Inggris masih memperingatkan risiko serangan, termasuk ke bandara di Riyadh dan Jeddah. Ketiga, kalau kamu mau pesan sekarang, pilih hanya yang aturan pembatalannya ditulis jelas.

Aku menyusun 7 tur Arab Saudi yang ada di situs kami dan aku cek harganya di halaman Klook pada September 2026, lalu mengurutkannya berdasarkan "bisa dibatalkan atau tidak". Di kategori promo perjalanan Timur Tengah di situs kami, untuk Arab Saudi saat ini baru Klook yang punya stok, jadi artikel ini tidak membandingkan antarplatform, hanya harga dan aturan pembatalan tiap tur di rak yang sama.

TurKotaHarga di halaman (per orang)Aturan pembatalan
Antar Jemput Bandara Internasional King Khalid (RUH)RiyadhNT$666 (sekitar Rp370.000) per mobil, sedan maksimal 3 orangGratis batal hingga 48 jam sebelumnya
Tur Sehari Benteng Masmak & Kingdom CentreRiyadhNT$5,004 (sekitar Rp2.778.000)Gratis batal hingga 7 hari sebelumnya
Tur Seharian Bukit Pasir Merah (termasuk makan malam)RiyadhNT$2,434 (sekitar Rp1.351.000)Gratis batal hingga 24 jam sebelumnya
Hiking sunset Al Manjour grup kecilRiyadhNT$1,226 (sekitar Rp681.000)Gratis batal hingga 24 jam sebelumnya
Tiket 1 hari Six Flags Qiddiya CityPinggiran RiyadhNT$1,752 (sekitar Rp973.000)Tidak bisa dibatalkan
Tur Perahu Snorkeling Bayada IslandJeddahNT$2,017 (sekitar Rp1.120.000)Gratis batal hingga 48 jam sebelumnya
Tiket Kereta Cepat Haramain Bandara JeddahJeddahMulai NT$206 (sekitar Rp114.000)Tidak bisa dibatalkan

Dari 7 tur ini, 5 bisa dibatalkan gratis, sedangkan tiket Six Flags dan tiket kereta begitu dibayar uangnya tidak kembali. Jadi urutanku begini: antar jemput bandara Riyadh (bisa dibatalkan hingga 48 jam sebelumnya) yang dipakai di hari pertama boleh dipesan duluan, sementara dua item yang tidak bisa dibatalkan baru dibeli seminggu sebelum berangkat, setelah memastikan situasinya tidak memburuk. Harga bisa berubah; angka di tabel adalah harga saat aku cek, jadi patokannya tetap halaman checkout.

Peringatan perjalanan: apa yang aku temukan, dan apa yang tidak

Bagian ini sengaja aku baca sampai tuntas di sumber aslinya, karena inilah yang menentukan kamu jadi berangkat atau tidak, sekaligus asuransi seperti apa yang perlu dibeli.

Mulai dari sisi Indonesia. Halaman Safe Travel Kemlu untuk Arab Saudi (tautannya ada di daftar sumber di akhir artikel) menampilkan beberapa "Imbauan", salah satunya berjudul "Imbauan terkait Situasi di Iran dan Perk…" (judulnya terpotong dan tanggalnya tidak terbaca waktu aku buka). Aku tidak menemukan teks level atau status yang bisa dibaca di halaman itu, jadi aku tidak mau menebak levelnya. Sebelum memesan apa pun, buka lagi halaman itu dan baca imbauan terbarunya.

Sebagai titik awal, aku sendiri membaca peringatan pemerintah Taiwan untuk paspor aku, yang masih menaruh seluruh Arab Saudi di level oranye. Lalu aku bandingkan dengan pemerintah lain: FCDO Inggris memperingatkan bahwa kelompok Houthi sudah melancarkan serangan udara ke wilayah Saudi sejak Juli 2026 dan bisa melakukannya lagi dalam waktu singkat, termasuk ke bandara di Riyadh dan Jeddah.

Perbatasan selatan bukan sekadar teori. Halaman Arab Saudi di Safe Airspace, situs informasi keselamatan penerbangan, mencatat bahwa setelah serangan rudal dan drone Houthi pada Juli 2026, empat bandara di selatan, yaitu Abha, Jizan, Najran, dan Sharurah, sempat ditutup sementara. Riyadh dan Jeddah di rencana ini memang tidak berada di wilayah itu, tapi aku tidak lantas tenang. Dua kota ini tetap disebut dalam peringatan FCDO tadi, dan Kementerian Luar Negeri Korea Selatan merilis imbauan keselamatan pada 10 September yang menyebut serangan rudal dan drone di wilayah barat daya masih berlanjut, sambil meminta pelancong berhati-hati di sekitar infrastruktur berisiko tinggi seperti bandara dan pelabuhan. Pada 13 September, kementerian itu kembali mengumumkan ada korban luka di wilayah perbatasan. Jadi, hari-hari terbang sebaiknya diberi waktu yang longgar.

Soal asuransi perjalanan, tiap perusahaan punya aturan berbeda soal apakah perjalanan ke tempat yang diimbau pemerintah untuk dihindari tetap ditanggung. Baca pengecualian terkait perang dan imbauan pemerintah di polisnya, lalu tanyakan langsung ke perusahaan asuransi yang mau kamu pakai sebelum membeli.

Kalau sudah pasti berangkat, lakukan Lapor Diri lewat aplikasi Safe Travel di fitur "PERJALANAN", dan simpan email KBRI Riyadh (riyadh.kbri@kemlu.go.id) serta KJRI Jeddah (jeddah.kjri@kemlu.go.id) di ponsel. Dua hal ini tidak sampai lima menit, jangan malas ya.

Visa Saudi untuk paspor Indonesia: tidak ada di daftar eVisa, tapi ada jalurnya

Kembali ke daftar jam setengah tiga pagi itu. Menurut data resmi Visit Saudi (Otoritas Pariwisata Saudi) yang aku baca pada 15 September 2026, Indonesia masuk grup "Visa by Package". Penjelasan resminya kurang lebih begini: layanan yang memungkinkan warga negara tertentu mendapatkan eVisa turis secara instan lewat paket perjalanan terintegrasi yang dijual agen perjalanan yang memenuhi syarat (akomodasi + penerbangan + visa). Biaya visa paketnya SAR 402,21 (sekitar Rp1.890.000), sekali masuk, berlaku 3 bulan, dengan syarat hotel bintang 4 ke atas dan tiket pulang-pergi. Harga minimum paketnya tertulis 4.000 per orang dewasa untuk dua hari pertama plus 1.000 per hari tambahan, dan halaman itu tidak menyebut mata uangnya.

Artinya, kalau kamu lewat Visa by Package, tiket pesawat dan hotel ikut dari paket agen, jadi bagian membandingkan harga tiket dan hotel di artikel ini lebih kepakai kalau visamu lewat jalur lain. Jalur lain yang disebut di data resmi yang sama: Indonesia termasuk negara yang punya pusat layanan visa Tasheer (berdasarkan negara tempat tinggal); pemegang visa atau izin tinggal Amerika Serikat, Inggris, atau Schengen yang masih berlaku bisa mendapat visa berdasarkan dokumen itu (eVisa atau saat kedatangan); penduduk negara GCC dengan izin tinggal yang berlaku minimal 3 bulan; atau mengajukan lewat kedutaan atau konsulat Saudi. Paspor umumnya harus berlaku minimal 6 bulan sejak tanggal masuk.

Paspor Taiwan milikku juga tidak ada di daftar, dan aku mengajukan lewat ksavisa.sa sesuai arahan otoritas konsuler Taiwan. Itu arahan untuk pemegang paspor Taiwan, jadi jangan diikuti kalau kamu pakai paspor Indonesia.

Untuk urusan teknis mengisi formulir, aku merujuk catatan blogger Taiwan Lin Xuan (林宣) yang terbit April 2025. Dia mengajukan lewat jalur paspor Taiwan, menyiapkan pas foto 5×5 cm latar putih, file scan halaman data paspor, dan alamat penginapan di Saudi, lalu visanya keluar sekitar 5 sampai 10 menit setelah dikirim. Dia mengingatkan tiga jebakan: jangan tekan tombol kembali atau refresh saat mengisi, jangan biarkan halaman diam lebih dari 10 menit, dan ketik alamat secara manual, jangan copy-paste. Formulir yang kamu hadapi bisa berbeda, tapi daftar persiapan dan tiga jebakan ini tetap berguna sebagai checklist.

Soal biaya, Lin Xuan menulis dia membayar SAR 463,44 (sekitar Rp2.178.000) pada 2024, termasuk asuransi kesehatan wajib, sedangkan untuk paspor Indonesia angka resmi yang tertulis adalah biaya visa paket di atas. Karena jalur dan biayanya berbeda-beda, tabel anggaran di bawah tidak memasukkan biaya visa. Patokannya jumlah di halaman pembayaranmu sendiri.

Terbang dari Jakarta: ke Jeddah ada penerbangan langsung, ke Riyadh harus transit

Menurut FlightConnections yang aku buka pada September 2026, dari Soekarno-Hatta (CGK) ke Riyadh (RUH) belum ada penerbangan langsung; kombinasi tercepat lewat Abu Dhabi dengan waktu terbang sekitar 9 jam 50 menit, belum termasuk waktu transit. Sebaliknya, dari CGK ke Jeddah (JED) ada penerbangan langsung Garuda Indonesia, Lion Air, dan Saudia, 25 kali seminggu, sekitar 9 jam 35 menit, dan arah pulang JED ke CGK ada 26 penerbangan langsung seminggu, sekitar 10 jam.

Rute yang bergantung pada transit punya kelemahan: satu ruas terlambat atau dibatalkan bisa ikut merusak sambungan berikutnya, dan FCDO Inggris juga meminta pelancong bersiap menghadapi pembatalan penerbangan serta penutupan wilayah udara sewaktu-waktu. Jadi malam pertama dan malam terakhir sebaiknya jangan diisi rencana yang tidak bisa diubah.

Rencanaku adalah tiket open-jaw "masuk Riyadh, keluar Jeddah" supaya tidak bolak-balik. Dari Jakarta, versi kebalikannya juga masuk akal: karena yang punya penerbangan langsung adalah Jeddah, kamu bisa "masuk Jeddah, keluar Riyadh" dan tinggal membalik urutan dua bagian kota di bawah. Saat membandingkan harga, kamu bisa mulai mencari rute multi-kota dari halaman promo Trip.com, dan pastikan waktu transit minimal 2 jam.

Riyadh: tiga hari cukup, kuncinya hindari siang bolong

Operator tur di Riyadh seperti sudah sepakat: hampir semua tur gurun berangkat siang. Tur seharian bukit pasir merah berjalan 14.00 sampai 20.30, hiking sunset Al Manjour 13.30 sampai 18.00, dan keduanya menaruh momen utama di sekitar matahari terbenam. Setelah aku lihat seluruh raknya, ternyata semua disusun seperti itu, jadi prinsipku di Riyadh sederhana: pagi untuk tempat indoor, sore baru ke gurun.

Hari penuh pertama, aku serahkan urusan kota ke Tur Sehari Benteng Masmak & Kingdom Centre di Klook. Jemputnya 09.00 sampai 18.00, dan di itinerary-nya tercantum Benteng Masmak (Al Masmak Palace), pasar Deira, King Abdulaziz Historical Center, dan Museum Nasional (The National Museum of Saudi Arabia), lalu ditutup di Sky Bridge Kingdom Centre. Harganya sudah termasuk tiket masuk, pemandu, dan antar jemput, dan bisa dibatalkan gratis hingga 7 hari sebelumnya.

Kalau mau menghemat NT$5,004 (sekitar Rp2.778.000) ini, naik Riyadh Metro sendiri. Media ekonomi Saudi, Argaam, dalam laporannya sekitar pembukaan metro mengutip tarif dari aplikasi resmi Darb: tiket 2 jam SAR 4, bebas naik metro dan bus sepuasnya selama periode itu. Menurut jadwal yang diumumkan saat itu, jalur terakhir dari 6 jalur dijadwalkan beroperasi 5 Januari 2025. Apakah tarifnya berubah setelah dibuka, aku belum menemukan infonya, jadi cek lagi di aplikasi Darb sebelum berangkat.

Hari kedua santai dulu siangnya, sore baru ikut tur seharian bukit pasir merah, sudah termasuk makan malam khas Timur Tengah. Di halamannya tertulis titik kumpul pukul 13.30 di Carrefour, dan yang telat atau tidak datang tidak dapat pengembalian dana. Detail begini gampang terlewat oleh pemula.

Kalau kamu ambil 9 hari, hari tambahannya bisa untuk Six Flags Qiddiya City. Ini salah satu dari dua item yang tidak bisa dibatalkan di tabel awal, jadi aku bahas sekalian di bagian anggaran.

Jeddah: dua hari, satu untuk Laut Merah, satu untuk kota tua

Dari Riyadh ke Jeddah, FlightConnections menunjukkan penerbangan langsung sekitar 1 jam 45 menit, dengan lebih dari 400 penerbangan seminggu pada data September 2026, dilayani flyadeal, flynas, Riyadh Air, dan Saudia. Frekuensinya padat, tapi untuk harga tiketnya aku tidak menemukan angka yang bisa dipegang, jadi tidak aku masukkan ke tabel anggaran.

Hari penuh pertama di Jeddah aku sisihkan untuk tur perahu snorkeling Bayada Island (gratis batal hingga 48 jam sebelumnya). Berangkat 07.15 dengan durasi 11 jam 15 menit, sudah termasuk alat snorkeling, minuman, dan camilan. Halamannya juga menulis bahwa kalau cuaca buruk tur bisa dibatalkan, lalu dijadwalkan ulang atau uang dikembalikan penuh. Kamu harus keluar sebelum jam 7 pagi, jadi malam sebelumnya jangan begadang.

Hari satunya untuk kota tua Jeddah (Historic Jeddah atau Al Balad). UNESCO memasukkan "Historic Jeddah, the Gate to Makkah" ke daftar Warisan Dunia pada 2014. Kota tuanya ada di tengah kota dan bisa dijelajahi tanpa ikut tur, cukup keluar sore saat udara mulai agak sejuk.

Makkah dan Madinah: yang perlu diketahui traveler Muslim dan teman non-Muslim

Aturan Saudi soal ini tegas (aku membacanya di halaman informasi konsuler Taiwan yang kujadikan rujukan): dua kota suci, Makkah dan Madinah, hanya boleh dimasuki Muslim, dan non-Muslim harus menghindari area terbatasnya.

Kalau kamu Muslim, bagian yang paling berguna justru stasiun Makkah. Menurut FAQ resmi Visit Saudi, turis boleh menunaikan umrah dengan visa turis asalkan bukan musim haji, dan izin umrah serta ziarah diurus lewat platform Nusuk. Haji butuh visa haji tersendiri lewat Kementerian Haji dan Umrah. Kalau kamu pergi bersama teman atau keluarga non-Muslim, bagian yang harus mereka perhatikan adalah pilihan stasiun keretanya.

Tiket Kereta Cepat Haramain dari Bandara Jeddah di Klook punya menu stasiun tujuan yang mencantumkan stasiun Makkah, stasiun Madinah, stasiun King Abdullah Economic City, dan stasiun Jeddah Al-Sulimaniyah, dan tiketnya tidak bisa dibatalkan, jadi siapa pun yang membeli harus memilih stasiun dengan benar. Media perjalanan Matador Network menulis pada 2023 bahwa stasiun Makkah berada di dalam batas kota, sehingga non-Muslim tidak bisa naik atau turun di stasiun itu. Halaman tiket yang sama juga menulis konter bagasi "dibuka 2 jam sebelum keberangkatan", kelihatannya disalin dari template maskapai. Aku sempat bengong membaca bagian itu.

Pakaian, foto, penginapan: perempuan yang pergi sendiri, baca ini dulu

Soal pakaian, halaman konsuler Taiwan (BOCA) yang aku pakai sebagai rujukan menulis bahwa perempuan asing tidak wajib memakai abaya, tapi di tempat umum dan pantai tetap harus berpakaian sopan; laki-laki tidak boleh bertelanjang dada atau punggung, dan tidak boleh memakai kaus tanpa lengan atau celana pendek di atas lutut. Aturan kesopanan publik yang disahkan Kementerian Dalam Negeri Saudi pada September 2019, menurut rangkuman Arab News saat itu, mewajibkan perempuan menutup bahu dan lutut di tempat umum, dan berlaku juga untuk turis.

Dari aturan yang sama, yang paling sering tidak sengaja dilanggar turis adalah soal foto. Arab News mencantumkan denda SAR 1.000 (sekitar Rp4.699.000) untuk memotret orang tanpa izin, SAR 1.000 (sekitar Rp4.699.000) juga untuk memutar musik keras saat waktu salat, dan SAR 50 (sekitar Rp235.000) untuk menyerobot antrean. Caraku: saat memotret pasar atau keramaian, arahkan kamera ke bangunan dulu, dan kalau mau memotret orang, beri isyarat minta izin dulu.

Soal penginapan, Al Jazeera melaporkan pada 6 Oktober 2019 bahwa otoritas pariwisata Saudi mengumumkan perempuan boleh check-in hotel sendiri dengan kartu identitas, turis asing cukup menunjukkan paspor, dan pasangan asing yang menginap sekamar tidak perlu menunjukkan bukti nikah. Kebijakan ini menghapus satu hambatan besar bagi perempuan yang bepergian sendiri. Mengikuti rencana ini, kamu akan menginap 3 malam berturut-turut di Riyadh, jadi saat pesan hotel sekalian lihat promo menginap 3 malam atau lebih di Agoda, diskon hingga 20%.

Alkohol, daging babi, dan materi pornografi dilarang dibawa masuk, dan ini juga tercantum di halaman konsuler yang sama. Membawa uang tunai atau perhiasan lebih dari SAR 60.000 (sekitar Rp282.000.000) wajib dilaporkan. Aturannya tidak banyak, jadi kunjungan pertama pun aman asal kamu ikuti ini.

7 hari atau 9 hari: hitungan biaya aktivitas untuk dua versi

Biar jelas dulu apa yang dihitung di tabel ini: hanya item yang dipakai dari 7 tur di atas, dengan harga halaman September 2026 per orang. Antar jemput bandara dihitung seolah kamu berangkat sendiri dan membayar satu mobil penuh; kalau berdua atau bertiga bisa patungan. Tiket pesawat, penerbangan di dalam Saudi, penginapan, dan biaya visa tidak dihitung, karena untuk item-item itu aku tidak menemukan angka yang bisa dipegang.

VersiRiyadhJeddahSubtotal aktivitas + antar jemput (per orang)
7 hari, ikut turAntar jemput NT$666 (sekitar Rp370.000) + tur kota NT$5,004 (sekitar Rp2.778.000) + bukit pasir merah NT$2,434 (sekitar Rp1.351.000)Snorkeling NT$2,017 (sekitar Rp1.120.000)NT$10,121 (sekitar Rp5.618.000)
7 hari, naik metro sendiriAntar jemput NT$666 (sekitar Rp370.000) + bukit pasir merah NT$2,434 (sekitar Rp1.351.000) + metro SAR 4 per 2 jamSnorkeling NT$2,017 (sekitar Rp1.120.000)NT$5,117 (sekitar Rp2.840.000), belum termasuk metro
9 hari, ikut turVersi 7 hari ikut tur + Six Flags NT$1,752 (sekitar Rp973.000) + hiking sunset NT$1,226 (sekitar Rp681.000)Sama seperti di atas, plus satu hari fleksibelNT$13,099 (sekitar Rp7.271.000)
9 hari, naik metro sendiriVersi 7 hari metro + Six Flags NT$1,752 (sekitar Rp973.000) + hiking sunset NT$1,226 (sekitar Rp681.000)Sama seperti di atas, plus satu hari fleksibelNT$8,095 (sekitar Rp4.494.000), belum termasuk metro

Dua versi 7 hari itu selisih NT$5,004 (sekitar Rp2.778.000), pas sama dengan harga tur kota. Kalau ini kunjungan pertamamu dan kamu malas mempelajari rute metro dan tiket masuk sendiri, aku sarankan keluarkan uang ini, karena tiket masuk, pemandu, dan antar jemput sudah beres sekaligus (pemandunya berbahasa Inggris atau Arab). Kalau kamu berani cari rute metro sendiri, simpan uang ini untuk hotel yang lebih nyaman.

Dari tambahan NT$2,978 (sekitar Rp1.653.000) di versi 9 hari, NT$1,752 (sekitar Rp973.000) di antaranya untuk tiket Six Flags Qiddiya City yang tidak bisa dibatalkan. Waktu aku cek, tiket ini dapat nilai 2,8 dari 6 ulasan. Salah satu ulasan tertanggal 4 Februari 2026 bercerita antre wahana Falcons Flight sampai 230 menit, dan menyebut ada shuttle gratis di stasiun Jeddah Road, tapi metro terakhir jam 00.00, jadi kalau main sampai taman tutup, pulang ke kota harus pesan mobil. Di halaman yang sama, paket "tiket 1 hari + makan" waktu itu tertera NT$1,490 (sekitar Rp827.000), malah lebih murah dari tiket saja, jadi baca isi paketnya baik-baik sebelum memilih.

Penilaianku begini. Kalau kamu cuma ingin lihat dulu Arab Saudi itu seperti apa, ambil 7 hari versi naik metro sendiri: semuanya bisa dibatalkan, jadi potensi rugi paling kecil. Kalau kamu memang mengincar Falcons Flight, ambil 9 hari, tapi tiket Six Flags dibeli paling akhir. Kalau sebelum berangkat situasinya memburuk atau imbauan pemerintah diperketat, batalkan tur yang masih bisa dibatalkan sebelum tenggatnya, dan itulah alasan dari awal aku bersikeras cuma pesan yang bisa dibatalkan. Kalau masih ragu, jangan pesan apa pun dulu, lalu cek lagi halaman Safe Travel Kemlu beberapa waktu kemudian. Tur Arab Saudi lainnya dan promo Klook yang sedang berjalan bisa kamu lihat sekaligus di halaman toko Klook.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Q1: Dengan paspor Indonesia, bisa pakai eVisa turis biasa?

Tidak. Data resmi Visit Saudi menaruh Indonesia di grup "Visa by Package", yaitu eVisa turis yang didapat lewat paket perjalanan dari agen yang memenuhi syarat. Jalur lain yang disebut resmi: pusat layanan visa Tasheer, visa berdasarkan visa atau izin tinggal Amerika Serikat, Inggris, atau Schengen yang masih berlaku, izin tinggal GCC minimal 3 bulan, atau lewat kedutaan atau konsulat Saudi. Urus sebelum berangkat, dan pastikan paspor masih berlaku minimal 6 bulan.

Q2: Masih bisa beli asuransi perjalanan ke Arab Saudi sekarang?

Tiap perusahaan asuransi punya aturan berbeda soal perjalanan ke tempat yang diimbau pemerintah untuk dihindari. Baca pengecualian terkait perang dan imbauan pemerintah di polisnya, lalu tanyakan langsung ke perusahaan asuransi sebelum membeli, itu cara paling pasti.

Q3: Teman non-Muslim mau naik Kereta Cepat Haramain, apa yang perlu diperhatikan?

Jangan beli tiket ke stasiun Makkah. Aturan Saudi menetapkan dua kota suci, Makkah dan Madinah, hanya boleh dimasuki Muslim, dan tiket kereta di Klook tidak bisa dibatalkan, jadi cek sekali lagi saat memilih stasiun tujuan.

Q4: Bisa umrah dengan visa turis?

Bisa bagi Muslim, asalkan bukan musim haji. Menurut informasi resmi Visit Saudi, izin umrah diurus lewat platform Nusuk, sedangkan haji butuh visa haji tersendiri lewat Kementerian Haji dan Umrah. Teman non-Muslim tetap harus ingat aturan dua kota suci tadi.

Sumber referensi

🎁

Semua Promo

Antar Jemput Bandara Internasional King Khalid (RUH) Riyadh

Riyadh

Tur Berpemandu Sehari Bukit Pasir Merah Riyadh

Klik untuk melihat detail penawaran dan syarat penggunaan

Tur Sehari Benteng Masmak & Kingdom Centre Riyadh

Riyadh

Tiket Six Flags Qiddiya Arab Saudi

Klik untuk melihat detail penawaran dan syarat penggunaan

Tur Perahu Snorkeling Bayada Island Jeddah

Jeddah

Tiket Kereta Cepat Haramain Bandara Jeddah

Jeddah

International Deals - Diskon hingga 30%

Dapatkan harga spesial di hotel dan resor di luar negeri. · PESAN SEKARANG

Diskon s.d Rp500rb untuk tiket pesawat dan hotel + B1G1 Atraksi!

Klik untuk melihat detail penawaran dan syarat penggunaan

Tur Hiking Edge of the World & Makan Malam Riyadh

Klik untuk melihat detail penawaran dan syarat penggunaan

Taman Air Aquarabia Qiddiya

Riyadh

Tur Hiking Matahari Terbenam Kelompok Kecil Al Manjour Riyadh

Klik untuk melihat detail penawaran dan syarat penggunaan

Pengalaman Fine Dining Restoran The Globe Riyadh

Riyadh

Tiket Terusan 1 Hari La Playa Beach

Jeddah

Pengalaman Buggy & Sandboarding Riyadh (Termasuk Minuman)

Klik untuk melihat detail penawaran dan syarat penggunaan

Yi - Editor Travel Hemat

Yi

Editor Travel Hemat

Editor travel hemat. Bergaji NT$30K/bulan tetap bisa jalan-jalan ke luar negeri — perlakukan setiap trip sebagai soal anggaran, hitung tiket pesawat, hotel, transportasi, dan makan baris per baris. Spesialis perencanaan total budget trip, persiapan pertama kali ke luar negeri, serta perbandingan kartu kredit dan tukar valas — bantu kamu hindari jebakan overbudget dan sisakan dana untuk trip berikutnya.