Da Nang Hoi An 2026: Ba Na Hills, Golden Bridge & Kode Promo Hemat

Terakhir diperbarui: 2026-06-10

Da Nang Hoi An 2026: Ba Na Hills, Golden Bridge & Kode Promo Hemat

"Da Nang sama Hoi An sebenarnya butuh berapa hari sih? Ba Na Hills wajib bangun pagi banget ya?" Adik kelasku bulan depan pertama kali terbang ke Da Nang, dan waktu dia chat aku dua pertanyaan itu, aku malah minta dia jawab tiga hal dulu: kamu mau foto Golden Bridge tanpa kepala orang lain, kamu mau lihat lampion Hoi An menyala malam hari, dan kamu gampang mabuk cable car atau enggak. Setelah dia jawab ketiganya, itinerary-nya sebenarnya langsung kebentuk sendiri. Aku sendiri pertama kali ke Da Nang juga asal susun jadwal, aku taruh Ba Na Hills naik siang bolong, hasilnya aku ngantre di stasiun cable car lebih dari satu jam dan Golden Bridge penuh kepala orang. Tulisan ini aku rangkum dari "uang sekolah" yang sudah aku bayar sendiri, jadi rute buat pemula yang tinggal ikutin aja biar gak salah langkah.

Aku langsung kasih kesimpulannya dulu: yang paling berharga di Da Nang dan Hoi An itu bukan "sudah ke spot mana saja", tapi "datang ke spot yang tepat di waktu yang tepat". Gunung Ba Na Hills yang sama, naik jam 7:30 pagi sama naik jam 12 siang, hasil fotonya beda jauh; jalanan kota tua Hoi An yang sama, masuk jam 5:30 sore sama masuk jam 8 malam, padatnya orang juga beda banget. Di bawah ini aku bedah satu per satu tiap spot buat kamu, lengkap dengan harga tiket asli, waktu tempuh, plus titik yang paling sering bikin pemula nyangkut.

Pahami Dulu Posisi Da Nang, Hoi An, dan Ba Na Hills

Awalnya aku juga bingung sama hubungan ketiga nama tempat ini, baru belakangan sadar kalau sebenarnya sederhana. Da Nang itu kota tempat kamu mendarat, penginapan dan pantai semua terpusat di sini; Ba Na Hills ada di sebelah barat Da Nang sekitar 30 km, perjalanan sekitar 1 jam ke atas gunung; sedangkan kota tua Hoi An ada di selatan Da Nang sejauh 28,4 km, perjalanan sekitar 50 menit. Tiga titik ini pas membentuk segitiga dengan Da Nang sebagai pusatnya.

Singkatnya begini: kamu menginap di pusat kota Da Nang atau dekat pantai My Khe, siang hari geser ke barat ke Ba Na Hills atau ke selatan ke Hoi An, malamnya balik tidur di Da Nang. Berdasarkan dua catatan perjalanan lapangan dari Tsnio dan Hsinfei, rute paling murah dari Da Nang ke Hoi An itu naik bus kuning nomor 1, tapi buat pemula aku gak menyarankan, soalnya jadwalnya gak rapat dan halte naik-turunnya susah dicari. Pertama kali ke sana, waktu yang kamu hemat pakai Grab atau sewa mobil jauh lebih berharga daripada ongkos yang kamu hemat. Trip itu aku polos nunggu bus sampai 40 menit, setelah dihitung-hitung, sewa satu mobil seharian cuma nambah beberapa ratus ribu rupiah tapi seluruh itinerary jadi jauh lebih lancar.

Jebakan pemula: banyak orang menaruh Ba Na Hills dan Hoi An di hari yang sama, pagi Ba Na Hills, sore Hoi An. Aku pernah coba sekali, naik-turun cable car Ba Na Hills plus keliling area sudah menghabiskan separuh hari lebih, dan pas buru-buru ke Hoi An aku sudah capek banget, jadinya dua spot utama ini sama-sama gak bisa dinikmati dengan tuntas. Dua titik ini, aku sangat sarankan masing-masing dijatah satu hari penuh.

Ba Na Hills Naik Jam Berapa Biar Gak Salah Langkah

Ini bagian yang paling pengin aku bahas duluan di seluruh tulisan ini. Area Ba Na Hills buka dari jam 7:00 pagi sampai jam 10:00 malam, dan cable car adalah satu-satunya cara naik ke atas. Berdasarkan rangkuman dari Yuho1314 dan beberapa blog platform, cuma ada dua jam emas buat menghindari keramaian: naik cable car pertama jam 7:30 pagi, atau setelah jam 4:30 sore saat rombongan tur mulai turun. Cuma di dua slot waktu ini kamu punya peluang motret Golden Bridge tanpa lautan kepala orang.

Pertama kali aku justru jadi contoh buruk gara-gara naik siang. Sampai stasiun cable car jam 11 lebih, beli tiket di tempat plus ngantre habis hampir 90 menit, dan pas sampai Golden Bridge sudah mendekati tengah hari, jembatannya penuh rombongan tur. Buat dapat satu foto bersih saja harus nunggu belasan menit dan belum tentu kebagian. Kedua kalinya aku belajar, jam 6:30 berangkat dari kota, jam 7:30 naik cable car pertama, dan jam 8 pas aku berdiri di Golden Bridge cuma ada beberapa gelintir orang. Jembatan yang sama, bedanya cuma bangun lebih pagi satu jam.

Ketinggian Ba Na Hills sekitar 1.500 meter, di atas gunung jauh lebih sejuk daripada pusat kota Da Nang, dan paginya makin terasa. Trip aku bulan Juni itu, di bawah pakai kaus pendek saja masih keringetan, begitu cable car naik dan angin meniup langsung merinding, jadi aku saranin bawa jaket tipis. Jangan males repot, jaket ini beneran kepakai kok. Kalau mau urus transportasi dan tiket sekaligus, tour sehari KKday ke Ba Na Hills ada pilihan berangkat dari Da Nang atau Hoi An plus pemandu, paling praktis buat pemula yang pertama kali datang dan gak mau pusing riset transit cable car sendiri.

Cara Foto Golden Bridge Biar Gak Cuma Dapat Kepala Orang

Golden Bridge (Cau Vang) adalah jembatan layang sepanjang 150 meter, badan jembatan emasnya disangga oleh dua tangan batu raksasa, dan ini spot foto paling hits di Da Nang. Masalahnya dia terlalu terkenal, saking terkenalnya kalau kamu gak pilih waktu yang pas kamu cuma bakal dapat foto belakang kepala orang lain.

Aku sudah merangkum dari pengamatanku dua kali ke sana: trik pertama adalah waktu, slot jam 7:30 cable car pertama atau setelah jam 16:30 yang tadi aku sebut, di dua jam ini jembatan paling sepi. Trik kedua adalah sudut, kalau mau dapat gambar klasik "tangan menyangga jembatan", kamu harus jalan ke salah satu ujung jembatan lalu memotret ke arah tengah, bukan berdiri di tengah jembatan buat selfie, karena kalau di tengah kamu cuma bakal motret segerombolan turis. Trik ketiga adalah cuaca, gunung Ba Na Hills sering berkabut, kalau kabutnya terlalu tebal seluruh jembatan bakal ditelan dinding putih, tapi kabut tipis malah bikin suasana negeri dongeng, dan yang ini cuma bisa adu hoki. Kalau mau pesan tiket online dari awal biar hemat antre, tiket atraksi Vietnam di Klook pakai kode promo SPRINGVNATT dapat diskon 5%, maksimal potong USD3, karena beli harga normal di tempat biasanya lebih mahal.

Di sini ada satu jebakan yang sering pemula injak: banyak orang mengira Golden Bridge harus beli tiket terpisah, padahal Ba Na Hills itu sistem "satu tiket semua masuk", satu tiket sudah termasuk cable car pulang-pergi, Golden Bridge, French Village, dan sebagian besar wahana Fantasy Park, cuma museum lilin dan beberapa game keterampilan yang harus bayar lagi. Waktu itu aku malah masih polos nyari loket di ujung jembatan, keliling dulu satu putaran baru tahu ternyata gak perlu. Catat hal ini, biar kamu bisa skip jalan memutar yang dulu aku lalui.

French Village & Fantasy Park, Satu Tiket Puas Main

Lewat Golden Bridge terus naik, sampailah di French Village (Lang Phap) milik Ba Na Hills. Seluruh kawasan bangunan ala Eropa, plaza batu, menara lonceng gereja, kalau difoto berasa banget kayak lagi di Prancis Selatan, dan ini tempat paling oke buat motret portrait di seluruh area. Fantasy Park sendiri adalah taman bermain indoor, sebagian besar wahananya sudah termasuk tiket, pas banget buat ngumpet pas hujan atau matahari terlalu terik.

Berdasarkan pengalamanku, biar puas main di Ba Na Hills minimal sisihkan 4 sampai 5 jam, dikurangi naik-turun cable car, jalan-jalan dan foto-foto di area cepat banget lewatnya. Trip pertama aku cuma jatah 2 jam, baru naik cable car saja sudah kejar-kejaran waktu, French Village hampir aku lewati sambil lari, balik-balik nyesel banget. Kedua kalinya aku jatah satu hari penuh, malah bisa keliling pelan-pelan dan nunggu spot yang sepi dengan santai, bedanya kerasa banget.

Di sini aku juga mengingatkan satu jebakan stamina: areanya dibangun mengikuti kontur gunung, dari stasiun cable car ke French Village dan Golden Bridge ada cukup banyak anak tangga serta tanjakan turunan. Kalau kamu bawa orang tua atau stroller, siapkan mental dulu, karena rutenya gak datar. Trip aku bawa mama, dia baru naik separuh sudah cari tempat duduk, makanya belakangan aku selalu menyusun beberapa titik kafe buat istirahat di dalam area.

Tiket Kota Tua Hoi An Berapa, Tiket Terusan Termasuk Apa

Pindah ke Hoi An. Sistem tiket kota tua Hoi An adalah hal yang paling sering bikin pemula bingung, jadi aku bedah biar jelas. Tiket terusan kota tua harganya 120.000 dong Vietnam, dikonversi sekitar NT$155 (sekitar Rp77.000), berlaku 24 jam, dan kamu bisa "pilih sendiri 5 spot" dari 22 bangunan cagar budaya yang ditentukan buat masuk berkunjung, termasuk Aula Marga Phuc Kien, Jembatan Tertutup Lai Vien (Jembatan Jepang), dan lainnya.

Poin pentingnya nih: kamu cuma "jalan-jalan di jalanan tua Hoi An, lihat lampion, keliling toko, jajan" sebenarnya gak perlu beli tiket, tiket terusan baru dibutuhkan kalau mau masuk ke bangunan cagar budaya yang ada pemeriksaan tiketnya. Jadi kalau kamu cuma mau merasakan suasana jalanan tua dan pemandangan malam, secara teori bisa keliling tanpa beli tiket, tapi pada praktiknya banyak spot populer (aula marga, rumah kuno, jembatan tertutup) yang butuh tiket, jadi buat pertama kali datang aku tetap menyarankan beli satu tiket terusan, jatah 5 spot itu pas cukup buat pemula.

Pertama kali ke sana aku belum paham sistem ini, sempat galau sepuluh menit di depan loket, takut banget kalau gak beli tiket bakal dicegat. Belakangan baru sadar kalau jalanan tuanya sendiri terbuka, yang diperiksa tiket itu kalau masuk bangunan. Catat bagian ini, biar kamu bisa skip momen awkward di loket tiket. Kalau mau urus Marble Mountains plus lampion malam Hoi An sekaligus, KKday punya paket tour setengah hari Marble Mountains plus malam kota tua Hoi An yang sudah termasuk pemandu, biar kamu gak repot atur transportasi dan tawar-menawar sendiri.

Dari Matahari Terbenam ke Lampion Hoi An, Rutenya Gimana

Hal paling memikat dari Hoi An adalah pemandangan satu jalanan penuh lampion saat malam tiba, tapi ini juga slot waktu dengan keramaian paling ngeri. Berdasarkan rangkuman Wing On Travel dan beberapa panduan, setelah jam 7 malam lampionnya paling indah tapi juga paling sesak; kalau mau motret dengan lebih nyaman, aku sarankan masuk kota duluan sore jam 5:30 sampai jam 6, di jam ini langit belum gelap total, lampion baru mulai menyala, dan kerumunan orang juga belum berdatangan.

Aku sendiri sudah menguji satu rute yang lancar: jam 5:30 berangkat dari Da Nang, jam 6 lebih sampai Hoi An, mulai keliling jalanan tua selagi masih terang sambil motret jembatan tertutup dan rumah kuno berdinding kuning; jam 7 setelah gelap semua lampion menyala, geser ke sepanjang Sungai Thu Bon, di sini tempat terbaik buat menerbangkan lampion air dan melihat pantulan lampu di permukaan sungai; lalu menyusuri sungai cari restoran buat duduk makan malam sambil mengamati kerumunan. Jajanan khas Hoi An seperti mi cao lau dan white rose, kebanyakan restoran pinggir sungai punya. Kalau males atur transportasi dan rute Hoi An sendiri, paket sewa mobil, hotel, dan tour sehari Klook untuk Vietnam sekarang diskon mulai 15%, sudah termasuk antar-jemput sopir yang khusus praktis buat jalan malam di Hoi An, jadi habis lihat lampion gak perlu pusing cara balik ke Da Nang.

Di sini aku juga mau mengingatkan satu jebakan waktu: siang hari Hoi An sebenarnya juga cantik, tapi berdasarkan uji lapangan Tsnio, sekitar setelah jam 10 pagi rombongan tur bakal datang membanjir. Kalau kamu mau motret jalanan tua yang bersih di siang hari, kamu harus buru-buru sebelum jam 8 pagi. Tapi panggung utama Hoi An yang sesungguhnya adalah malam hari, jadi buat pemula yang cuma bisa datang sekali, aku saranin langsung gas slot sore ke malam, paling sepadan sama biayanya.

Marble Mountains: Spot Tersembunyi Modal Kecil Pemandangan Gede

Banyak orang menumpuk seluruh itinerary di Ba Na Hills dan Hoi An, malah melewatkan Marble Mountains (Ngu Hanh Son), menurutku agak sayang. Marble Mountains ada persis di jalur Da Nang menuju Hoi An, terdiri dari lima puncak gunung batu kapur, dan yang utama dibuka untuk umum adalah Gunung Air yang paling besar. Hal paling oke dari sini adalah murahnya.

Berdasarkan harga tiket yang dirangkum Bring You dan beberapa catatan perjalanan: tiket masuk Gunung Air cuma 40.000 dong Vietnam (sekitar NT$52, sekitar Rp26.000), kalau kamu gak mau naik tangga, tiket lift 15.000 dong Vietnam (sekitar NT$20, sekitar Rp10.000) bisa langsung naik ke setengah gunung; Gua Am Phu di dekat pintu masuk dikenakan biaya tambahan 40.000 dong Vietnam. Kalau gak naik lift, dari kaki gunung naik ke setengah gunung sekitar 10 menit menapaki tangga. Di puncak Gunung Air ada dua dek pengamatan, sisi timur lihat laut, sisi barat lihat Sungai Han, dan di dalam gua masih ada pilar cahaya alami yang menyorot dari celah batu, kalau dilihat langsung beneran bikin kamu "wow".

Aku menaruh Marble Mountains sebagai mampir sekalian di jalur pulang dari Hoi An ke Da Nang, total sebelum-sesudah menghabiskan sekitar 1,5 jam, tiket plus lift totalnya gak sampai NT$100 (sekitar Rp50.000), tapi justru jadi salah satu spot favoritku di seluruh trip. Aku ingatkan satu jebakan sepatu: di dalam gua lantainya licin basah dan ada beberapa bagian yang harus membungkuk menerobos, jadi aku saranin pakai sepatu yang nyaman, jangan pakai sandal jepit, soalnya trip itu aku pakai sandal jepit hampir kepleset.

Pantai My Khe: Halaman Belakang Kota yang Gratis dan Instagramable

Kalau Ba Na Hills, Hoi An, dan Marble Mountains sudah selesai dijabani tapi masih ada setengah hari, pantai My Khe (My Khe Beach) adalah spot yang aku sisakan buat "santai kosong pikiran". Dia ada di sebelah timur pusat kota Da Nang, dari tengah kota naik Grab sepuluh menit langsung sampai, dan yang penting gratis. Satu hamparan pasir putih halus berpadu garis pantai, sore lihat sunset atau pagi lihat sunrise sama-sama bagus buat difoto.

Trip aku itu aku taruh di pagi hari terakhir, sebelum check-out aku jalan-jalan ke pantai, minum air kelapa, sebagai penutup seluruh perjalanan. Di pinggir pantai ada banyak kedai kopi dan restoran seafood, harganya sedikit lebih tinggi dari pusat kota tapi suasananya bagus banget. Kalau mau menginap dekat pantai, beberapa langkah saja sudah bisa lihat laut, Vietnam itu pasar dengan stok kamar Agoda yang kuat di Asia Tenggara, akomodasi Vietnam dan Asia Tenggara lain di Agoda ada slot waktu terbatas harian diskon sampai 25%, kalau pesan di slot waktu yang pas buat hotel pantai My Khe bisa hemat lumayan. Aku ingatkan satu jebakan kecil: Vietnam tengah bulan 9 sampai 12 itu musim hujan, kondisi laut gak stabil dan belum tentu cocok buat berenang; kalau kamu pergi di periode ini, jadikan pantai My Khe sebagai spot jalan-jalan saja, jangan maksa nyebur. Musim wisata paling ideal sebenarnya bulan 1 sampai 8, cuacanya paling stabil.

Tabel Tiket Atraksi & Waktu Terbaik

Aku padatkan semua yang dibahas di atas jadi satu tabel, kamu simpan saja terus tinggal ikutin. Harga adalah rata-rata acuan tahun 2026, jumlah sebenarnya silakan mengacu ke pengumuman di lokasi dan nilai tukar saat itu (konversi kira-kira pakai estimasi 1 NT$ ≈ 775 dong Vietnam).

AtraksiTiket (dong Vietnam / NT$ kira-kira)Waktu TerbaikDurasi Disarankan
Ba Na Hills (satu tiket semua masuk)sekitar 1.000.000 VND / NT$1.290cable car pertama 7:30 atau setelah 16:304–5 jam
Golden Bridge (termasuk tiket Ba Na Hills)gratis tambahansama seperti di atas, hindari tengah hari30–60 menit
Tiket terusan kota tua Hoi An120.000 VND / NT$155masuk kota sore 5:30–6:00setengah hari sampai semalam
Marble Mountains Gunung Air40.000 VND / NT$52pagi atau sore hindari panas tengah hari1,5 jam
Lift Marble Mountains15.000 VND / NT$20beli kalau gak mau naik tangga
Pantai My Khegratissunrise atau sunset1–2 jam

Bisa kamu lihat, selain harga tiket Ba Na Hills yang lebih tinggi, spot lain sebenarnya semuanya murah. Pengeluaran besar yang sebenarnya di seluruh trip adalah tiket dan transportasi Ba Na Hills, sisa atraksi lain ditotal gak sampai NT$300 (sekitar Rp150.000). Pakai uang di titik yang tepat, ini kunci jalan-jalan ke Da Nang ala anak hemat.

Paket Tour Sehari vs Jalan Sendiri, Pemula Pilih yang Mana

Terakhir bahas soal uang. Da Nang dan Hoi An punya dua cara main paling umum: jalan sendiri pakai Grab atau sewa mobil, atau beli paket tour sehari dari platform. Aku sudah coba dua-duanya, jadi aku bedah buat kamu. Jalan sendiri kelebihannya bebas dan waktu fleksibel, kekurangannya cable car Ba Na Hills harus riset sendiri, transportasi Hoi An harus diatur sendiri, dan kalau bahasa gak nyambung tawar-menawar bikin capek. Paket tour sehari kelebihannya tiket, transportasi, dan pemandu beres sekaligus, paling praktis buat pemula yang pertama kali datang dan gak mau mikir keras; kekurangannya waktu jadi terikat dan harus ngikutin ritme rombongan. Saranku adalah: spot serumit Ba Na Hills dari sisi transportasi, beli paket tour paling sepadan; sedangkan spot seperti Hoi An yang cuma "masuk kota keliling jalan", jalan sendiri pakai Grab malah lebih bebas.

Berdasarkan pengalamanku, buat pemula yang pertama kali ke Da Nang, serahkan Ba Na Hills ke paket tour dan Hoi An jalan sendiri, ini kombinasi yang paling kecil kemungkinan salahnya. Tiap paragraf di atas sudah aku sertakan diskon Ba Na Hills, tiket, dan akomodasi secara terpisah, sebelum pesan ingat bandingin dulu tiga platform baru gas. Soal pembayaran, restoran besar dan paket platform biasanya bisa bayar pakai kartu, tapi buat dompet digital lokal seperti GoPay atau OVO belum tentu diterima di sana, jadi tetap siapin sedikit dong tunai biar aman. Lebih banyak kode promo terkait Vietnam bisa kamu cek sekaligus di halaman promo KKday di 1stCoupon.

Jangan takut salah susun jadwal di perjalanan luar negeri pertama, ikutin saja slot waktu dan rute di tulisan ini, setidaknya kamu gak bakal seperti aku dulu yang ngantre di stasiun cable car sampai meragukan hidup. Waktu dan uang yang kamu hemat, simpan buat perjalanan berikutnya yang lebih jauh.

Pertanyaan Umum FAQ

Q1: Da Nang, Hoi An, Ba Na Hills enaknya dijadwalin berapa hari biar lancar?

Aku saranin minimal 3 hari 2 malam. Ba Na Hills jatah satu hari penuh, Hoi An jatah satu sore sampai malam, sedangkan Marble Mountains dan pantai My Khe bisa diselipkan mampir di jalur transportasi. Maksa dijejalkan jadi dua hari bakal sangat terburu-buru, Ba Na Hills dan Hoi An masing-masing menghabiskan separuh hari lebih, dan pertama kali aku jejalkan dua hari, mainnya jadi berantakan banget.

Q2: Ba Na Hills wajib pergi pagi ya? Kalau siang gimana?

Gak wajib, tapi sangat disarankan naik cable car pertama jam 7:30 pagi. Waktu aku naik siang itu antre hampir 90 menit dan Golden Bridge penuh orang; pagi cuma butuh beberapa menit buat naik cable car dan jembatan hampir kosong. Bedanya cuma bangun lebih pagi satu jam, ditukar dengan kelancaran seharian penuh plus foto yang bersih.

Q3: Kota tua Hoi An wajib beli tiket terusan ya?

Tergantung kamu mau ngapain. Sekadar keliling jalanan tua, lihat lampion, jajan gak perlu beli tiket; tapi kalau mau masuk aula marga, rumah kuno, jembatan tertutup, dan cagar budaya yang dicek tiketnya, harus beli. Tiket terusan 120.000 dong Vietnam (sekitar NT$155, sekitar Rp77.000) bisa pilih 5 spot, berlaku 24 jam, dan buat yang pertama kali datang aku saranin beli satu, jatahnya pas cukup.

Q4: Musim apa yang paling bagus buat ke Da Nang?

Bulan 1 sampai 8 adalah musim paling ideal, cuacanya paling stabil; bulan 9 sampai 12 adalah musim hujan, kondisi laut gak stabil dan Ba Na Hills juga gampang berkabut tebal yang mengganggu pemandangan. Kalau cuma bisa pergi di musim hujan, itinerary harus disisakan lebih fleksibel, dan jadikan spot indoor atau dataran rendah sebagai rencana alternatif.

Q5: Bayar di atraksi Vietnam pakai kartu atau cash?

Tiket atraksi kecil, pedagang kaki lima, dan Grab kebanyakan terima dong Vietnam tunai, jadi aku saranin begitu mendarat tukar dulu sedikit dong buat persediaan. Restoran agak besar, hotel, dan paket tour platform bisa pakai kartu. Dompet digital lokal yang kamu pakai di Indonesia seperti Dana atau ShopeePay belum tentu kepakai di sana, jadi jangan terlalu mengandalkan e-wallet. Uang sekolahku waktu masih pemula: pertama kali aku cuma bawa kartu tanpa tukar tunai, di loket Marble Mountains aku melongo, akhirnya terpaksa lari cari ATM. Ingat tukar dulu sedikit pecahan kecil buat di badan.

Bacaan Lanjutan

Sumber Referensi

🎁

Semua Promo

越南|巴拿山一日遊(含導遊、可選門票)|峴港/會安出發|KKday專屬團

巴拿山 · 4.5 (666) · 8K+ 個已訂購 · NT$

無需代碼
前往使用

越南 | 五行山 & 會安古城夜間半日遊|英/日/越語導遊

五行山 · 4.5 (174) · 700+ 個已訂購 · NT$

無需代碼
前往使用

越南自由行:包車、飯店、一日遊 85 折起

售完為止,到期日期依購買規定

無需代碼
前往使用

越南/馬來西亞/新加坡 午夜 & 午間限時優惠 (每日0點至3點,及下午2點至6點,根據住宿當地時間) 享25折起

參與活動的飯店釋出折扣房間,參與飯店的最晚入住日期為預訂後90天內

無需代碼
前往使用

越南景點 95 折,最高折 USD3

點擊查看詳細優惠內容與使用條款

SPRINGVNATT
前往使用
Yi - Editor Travel Hemat

Yi

Editor Travel Hemat

Editor travel hemat. Bergaji NT$30K/bulan tetap bisa jalan-jalan ke luar negeri — perlakukan setiap trip sebagai soal anggaran, hitung tiket pesawat, hotel, transportasi, dan makan baris per baris. Spesialis perencanaan total budget trip, persiapan pertama kali ke luar negeri, serta perbandingan kartu kredit dan tukar valas — bantu kamu hindari jebakan overbudget dan sisakan dana untuk trip berikutnya.